Rabu, 23 Oktober 2013

Parameter Darah Lengkap


PEMERIKSAAN DARAH LENGKAP

Pemeriksaan darah lengkap terdiri dari beberapa parameter pemeriksaan yaitu :
1.      RBC (Red Blood Cell)
·      Saat lahir jumlah RBC paling tinggi, berangsur turun saat Dewasa. RBC dibentuk dalam sumsum tulang pipih & proximal dari tulang panjang. Umur RBC 120 hari dalam peredaran darah.
·      Harga normal :
Laki- laki dewasa   : 4,3 jt – 5,9 jt/mL
Wanita dewasa       : 3,9 jt – 4,8 jt/mL
Bayi                        : 5,0 jt – 7.0 jt/mL
Anak 3 bulan          : 3,2 jt – 4,8 jt/mL
1 th                         : 3,6 jt – 5,2 jt/mL
10-12 th                  : 4,0 jt – 5,4 jt/mL
·      Untuk penghitungan jumlah RBC dapat dipakai :
a.    Manual : Kamar Hitung Improved Neubauer setelah diencerkan dgn larutan Hayem.
b.   Elektrik : Hematology analyzer
2.      WBC (White Blood Cell)
·      Hitung sel darah putih menunjukkan jumlah sel darah putih per mikroliter darah.
·      Harga normal :
Laki : 4,7 – 10,3 x 109/l
Wanita : 4,3 – 11,3 x 109 /l
·      Peningkatan leukosit dapat ditemukan pada berbagai kondisi, seperti :
a.    Penyakit infeksi bakteri
b.   Perdarahan akut
c.    Disfungsi endotel
d.   Leukimia
e.    Terpapar bahan beracun
f.    Gagal ginjal (nefritis)
g.   Penyakit inflamasi kronis
h.   Reaksi stres, olahraga, panas, dingin, anestesi, merokok sigaret
i.     Pengobatan dengan quinine, adrenalin, steroid dll.
·      Penurunan leukosit dapat ditemukan pada kondisi :
a.    Penyakit infeksi virus
b.   Penyakit sumsum tulang
c.    Depresi sumsum tulang
d.   Pemakaian quiolon
3.      HGB (Hemoglobin)
Haemoglobin berfungsi mengangkut oksigen ke jaringan. Molekul haemoglobin tersusun dari haem dan globin. Haem terbentuk dari Fe dan protoporphyrin yang terbentuk di mitokondria.
Globin terbentuk dari rantai asam amino dalam ribosom.
Daya ikat Hb terhadap O2 menurun : mudah melepaskan O2 terjadi dalam keadaan :
o  Bila kadar 2,3 –DPG menurun
o  Kadar H+ atau CO2 meningkat.
·      Nilai normal Hb ( bervariasi ) :
Laki-laki          : 13,4 – 17,7 g/dl
Wanita             : 11,4 – 15,1 g/dl
Neonatus         : 16,5 + 3 g/dl
Anak : 3 bln    : 12,0 + 1,5 g /dl
·      Manfaat pemeriksaan Hb:
a.    Pemeriksaaan penyaring utk tegakkan diagnose.
b.   Pencerminan reaksi tubuh terhadap penyakit
c.    Petunjuk kemajuan terapi.
·      Kadar Hb normal bervariasi tergantung :
a.    Umur
b.   Jenis Kelamin
c.    Geografi ( tinggi rendahnya daerah ).


·      Kadar Hb menurun pada anemia dan dapat dijumpai pada :
a.       Thalasemia
b.      Haemoglobinopathy
c.       Perdarahan akut atau kronis
4.      HCT (Hematokrit)
Hematokrit adalah perbandingan sel darah merah dan volume darah secara keseluruhan.
·         Nilai normal
Laki-laki                        : 40,7% - 50,3%
Perempuan                                : 36,1% - 44,3%.
5.      PLT (Platelet) / Trombosit
Trombosit merupakan bagian dari sel darah yang berfungsi membantu dalam proses pembekuan darah dan menjaga integritas vaskuler. Beberapa kelainan dalam morfologi trombosit antara lain giant platelet (trombosit besar) dan platelet clumping (trombosit bergerombol). Nilai normal : 150.000 - 400.000 sel/ul darah.  Trombosit yang tinggi disebut trombositosis dan sebagian orang biasanya tidak ada keluhan. Trombosit yang rendah disebut trombositopenia, ini bisa ditemukan pada:
a.    Kasus demam berdarah (DBD)
b.   Idiopatik Trombositopenia Purpura (ITP)
c.    Supresi sumsum tulang, dll.
6.      Platelet Disribution Width (PDW)
PDW merupakan koefisien variasi ukuran trombosit. Kadar PDW tinggi dapat ditemukan pada sickle cell disease dan trombositosis, sedangkan kadar PDW yang rendah dapat menunjukan trombosit yang mempunyai ukuran yang kecil.





7.      Red Cell Distribution Width (RDW)
RDW merupakan koefisien variasi dari volume eritrosit. RDW yang tinggi dapat mengindikasikan ukuran eritrosit yang heterogen, dan biasanya ditemukan pada anemia defisiensi besi, defisiensi asam folat dan defisiensi vitamin B12, sedangkan jika didapat hasil RDW yang rendah dapat menunjukan eritrosit yang mempunyai ukuran variasi yang kecil. Harga normal : 10,0 – 15,0
8.      MCV (Mean Cospucular Volume)
MCV merupakan volume rata-rata eritrosit yang diketahui melalui pengukuran langsung atau dengan cara perhitungan. MCV diatas normal menunjukkan kondisi Anemia Makrositik (ukuran sel diatas sel normal). Biasanya dijumpai pada penderita Anemia Pernisiosa, Pecandu Alkohol, Defisiensi Asam Folat, HIV.
MCV dibawah normal menunjukkan kondisi  Anemia Mikrositik (ukuran sel dibawah sel normal). Biasanya dijumpai pada penderita Anemia Defisiensi Besi, Thalasemia, Keracunan Timah
9.      Mean Corpuscular Hemoglobin (MCH).
MCH merupakan jumlah rata-rata hemoglobin yang terdapat dalam eritrosit.
10.  Mean Corpuscular Hemoglobulin Concentration (MCHC)
MCHC merupakan konsentrasi rata-rata hemoglobin yang terdapat dalam eritrosit.
11.  Mean Platelet Volume (MPV)
MPV merupakan volume rata-rata trombosit. MPV rendah terjadi pada trombositopenia, sedangkan MPV tinggi dapat digunakan sebagai indikator trombosit megakariosit.

12.  Hitung Jenis Leukosit (Diff Count)
Hitung jenis leukosit digunakan untuk mengetahui jumlah berbagai jenis leukosit. Terdapat lima jenis leukosit, yang masing-masingnya memiliki fungsi yang khusus dalam melawan patogen. Sel-sel itu adalah neutrofil, limfosit, monosit, eosinofil, dan basofil.
Hasil hitung jenis leukosit memberikan informasi yang lebih spesifik mengenai infeksi dan proses penyakit.  Hitung jenis leukosit hanya menunjukkan jumlah relatif dari masing-masing jenis sel. Untuk mendapatkan jumlah absolut dari masing-masing jenis sel maka nilai relatif (%) dikalikan jumlah leukosit total dan hasilnya dinyatakan dalam sel/μl.
·         Nilai normal :
Eosinofil    : 1-3%,
Netrofil     : 55-70%,
Limfosit    : 20-40%,
Monosit     : 2-8% 
13.  Lymphocyte
Sejenis sel darah putih pada sistem kekebalan tubuh. Ada dua kategori besar limfosit, limfosit berbutiran besar (large granular lymphocytes) dan limfosit kecil. Limfosit memiliki peranan penting dan terpadu dalam sistem pertahanan tubuh. Limfosit dibuat di sumsum tulang dengan bentuk awal yang sama tetapi kemudian berdiferensiasi. Limfosit dapat menghasilkan antibodi pada anak-anak dan akan meningkat seiring dengan bertambahnya usia (Wikipedia).
14.  Granulocyte
Merupakan jenis sel darah putih (misalnya, neutrofil, basofil, eosinofil) yang melepaskan bahan kimia beracun untuk membunuh mikroorganisme dan memediasi reaksi alergi.
Granulosit sering mengambil peran pertama selama infeksi. Mereka menyerang penyusup dalam jumlah besar, dan “memakan” mereka sampai mati. Nanah di luka yang terinfeksi terutama terdiri dari granulosit yang mati. Sebagian kecil granulosit khusus menyerang parasit yang lebih besar seperti cacing mikro (Kamus Kesehatan).




15.  Limphocyte persentage
Parameter yang digunakan untuk mengetahui persentase lymphocyte dalam satu liter darah.
16.  Granulocyte percentage
Parameter yang digunakan untuk mengetahui persentase granulocyte dalam satu liter darah.
17.  RDW-CV (Red Blood Cell Distribution Width Coefficient of Variation)
18.  RDW-SD (Red Blood Cell Distribution Width Standard Deviation),




Sabtu, 12 Oktober 2013

Pesona Sunrise Gunung Batur - BALI


Teori Komunikasi

Teori Komunikasi Menurut Para Ahli

1. Everett M. Rogers, Komunikasi adalah proses dimana suatu ide dialihkan dari sumber kepada suatu penerima atau lebih, dengan maksud untuk mengubah tingkah laku mereka. (pengantar Ilmu komunikasi, 1998, hal 20, Prof. Dr. Hafied Cangara, M. Sc.) (Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar , 2005, hal 62, Dedy Mulyana)

2. Rogers & D. Lawrence Kincaid, 1981, Komunikasi adalah suatu proses dimana dua orang atau lebih membentuk atau melakukan pertukaran informasi dengan satu sama lainnya, yang pada gilirannya akan tiba pada saling pengertian yang mendalam. (pengantar Ilmu komunikasi, 1998, hal 20, Prof. Dr. Hafied Cangara, M. Sc.)

3. Shannon & Weaver, 1949, Komunikasi adalah bentuk interaksi manusia yang saling pengaruh mempengaruhi satu sama lainnya, sengaja atau tidak sengaja. Tidak terbatas pada bentuk komunikasi menggunakan bahasa verbal, tetapi juga dalam hal ekspresi muka, lukisan, seni, dan teknologi. (pengantar Ilmu komunikasi, 1998, hal 20, Prof. Dr. Hafied Cangara, M. Sc.)

4. David K. Berlo, 1965 Ilmu pengantar komunikasi Komunikasi sebagai instrumen dari interaksi sosial berguna untuk mengetahui dan memprediksi setiap orang lain, juga untuk mengetahui keberadaan diri sendiri dalam memciptakan keseimbangan dengan masyarakat. (pengantar Ilmu komunikasi, 1998, hal 3, Prof. Dr. Hafied Cangara, M. Sc.)

5. Harorl D. Lasswell, 1960. Komunikasi pada dasarnya merupakan suatu proses yang menjelaskan siapa, mengatakan apa, dengan saluran apa, kepada siapa? Dengan akibat apa atau hasil apa? (Who? Says what? In which channel? To whom? With what effect?) (pengantar Ilmu komunikasi, 1998, hal 19, Prof. Dr. Hafied Cangara, M. Sc.) (Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar , 2005, hal 69, Dedy Mulyana)

6. Steven, Komunikasi Juga dapat terjadi kapan saja suatu organisme memberi reaksi terhadap suatu objek atau stimuli. Apakah itu berasal dari seseorang atau lingkungan sekitarnya. (pengantar Ilmu komunikasi, 1998, hal 19, Prof. Dr. Hafied Cangara, M. Sc.)

7. Raymond S. Ross, Komunikasi adalah suatu proses menyortir, memilih dan mengirimkan simbol-simbol sedemikian rupa sehingga membantu pendengar membangkitkan makna atau respons dari pikirannya yang serupa dengan yang dimaksudkan komunikator. (Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar , 2005, hal 62, Dedy Mulyana)

8. Menurut Prof. Dr. Alo Liliweri, Komunikasi adalah pengalihan suatu pesan dari satu sumber kepada penerima agar dapat dipahami. [Dasar-dasar Komunikasi Kesehatan, 2003, hal 4

9. Bernard Berelson & Gary A. Steiner, [dedy Mulyana, Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar 2005, hal 68] Komunikasi : Transmisi informasi, gagasan, emosi, ketrampilan, dan sebagainya, dengan menggunakan simbol-simbol – kata-kata, gambar, figur, grafik dan sebagainya. Tindakan atau proses transmisi itulah yang disebut dengan komunikasi.

10. Menurut John R. Wenburg dan William W Wilmot, [dedy Mulyana, Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar 2005, hal 68] Komunikasi adalah suatu usaha untuk memperoleh makna.

11. Menurut Carl I.Hovland, [dedy Mulyana, Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar 2005, hal 62] komunikasi adalah proses yang memungkinkan seseorang (komunikator) menyampaikan rangsangan untuk mengubah perilaku orang lain

12. Menurut Harorl D. Lasswell, 1960. [dedy Mulyana, Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar 2005, hal 62] Komunikasi pada dasarnya merupakan suatu proses yang menjelaskan siapa, mengatakan apa, dengan saluran apa, kepada siapa? Dengan akibat apa atau hasil apa? (Who? Says what? In which channel? To whom? With what effect?)

13. Judy C pearson & Paul E melson, [dedy Mulyana, Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar 2005, hal 69] Komunikasi adalah Proses memahami dan berbagi makna

14. Stewart L. Tubbs & Sylvia Moss, [dedy Mulyana, Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar 2005, hal 69] Komunikasi adalah proses makna diantara dua orang atau lebih.

15. Menurut William I. Gordon, [dedy Mulyana, Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar 2005, hal 69] Komunikasi secara ringkas dapat didefinisikan sebagai suatu transaksi dinamis yang melibatkan gagasan dan perasaan.

16. Menurut M. Djenamar. SH, [Komunikasi dan pidato, 1986, hal 2] Komunikasi adalah seni untuk menyampaikan informasi, ide-ide, seseorang kepada orang lain.

17. Menurut William Albig, [komunikasi, persuasi, & rektorika, 1983, hal 13,] komunikasi adalah proses pengoperan lambang yang berarti diantara individu-individu.

18. Menurut Prof. Dr. Alo Liliweri, [Dasar-dasar Komunikasi Kesehatan, 2003, hal 4] Komunikasi adalah pengalihan suatu pesan dari satu sumber kepada penerima agar dapat dipahami.

19. Menurut Anwar arifin (1988:17), komunikasi merupakan suatu konsep yang multi makna. Makna komunikasi dapat dibedakan berdasarkan Komunikasi sebagai proses sosial Komunikasi pada makna ini ada dalam konteks ilmu sosial. Dimana para ahli ilmu sosial melakukan penelitian dengan menggunakan pendekatan komunikasi yang secara umum menfokuskan pada kegiatan manusia dan kaitan pesan dengan perilaku.

20. Markman, 1981 : Murphy & Mendelson. 1973 : Komunikasi merupakan suatu komunikaso untuk membangun & mempertahankan hubungan interpersonal.